Djeladjah – Kopi Buku Cinta

Disaat yang lain sibuk pindah dari satu warung kopi ke warung kopi lainnya, dari satu cafe ke cafe lainnya, dari satu coffeeshop ke coffeeshop lainnya. Saya hampir dipastikan tidak pernah pindah, pernah pindah, itupun karena urusan yang mengharuskan saya datang. Ujungnya tetap kembali kesini, tempat saya meleburkan segala perasaan hati. Saat senang datang kesini, saat …

Continue reading →